Langsung ke konten utama

Vaksin Hidup dan Vaksin Mati

"Kalau vaksin Polio katanya kan vaksin hidup ya dok, jadi nggak boleh dibarengkan dengan vaksin Rotavirus ya?" Seorang ibu bertanya suatu hari. "Wah ibu kok tau vaksin hidup?" Tanya saya.

"Iya dong, saya kan follow akun dokter." Eyaaaa....

 

Dalam dunia vaksin kita memang mengenal istilah vaksin hidup dan vaksin mati. Yang dimaksud dengan vaksin hidup adalah vaksin yang berisi virus hidup yang dilemahkan (live attenuated vaccine).

Termasuk ke dalam kelompok vaksin hidup ini adalah:

  1. Bacillus Calmette Guerin (BCG),
  2. Vaksin Polio Oral,
  3. Campak Rubela/Measles Rubella (MR),
  4. Campak, Rubela, dan Gondongan/Measles Mumps Rubella (MMR),
  5. Rotavirus,
  6. Cacar Air (Varisela), 
  7. Vaksin Herpes Zoster*,
  8. Vaksin Influenza (nasal)*,
  9. Vaksin Tifoid (oral)*, dan 
  10. Demam Kuning.
  1. Vaksin messenger RNA (mRNA),
  2. Subunit, 
  3. Rekombinan, 
  4. Polisakarida, 
  5. Konjugat,
  6. Vaksin toksoid, dan
  7. Vaksin vektor viral.
  1. Rekombinan: Vaksin Hepatitis B dan Vaksin Human Papiloma Virus (HPV),
  2. Toksoid: Difteri, Tetanus, dan Pertusis (DTP),
  3. Konjugat: Vaksin Haemophillus influenza B, Pneumokokus (PCV),
  4. mRNA: Beberapa vaksin Covid-19,
  5. Vektor Viral: Ebola*

Keterangan: *) Tidak tersedia di Indonesia.

dr. Krisna Adhi, Sp. A
Dokter Anak di RS Mitra Keluarga Slawi,
Ketua Bidang Litbang & IT Perdalin Kotapraja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Vaksin Rotavirus: Melengkapi Perlindungan Anak Terhadap Diare

"Loh memangnya ada vaksin untuk diare ya?" sahut seorang ibu keheranan, "anak saya masih bisa diberikan vaksinnya nggak?" lanjutnya lagi. Bagi kebanyakan orang, diare identik dengan lingkungan yang kotor, jorok, kumuh. Maka saat seorang anak terkena diare padahal sudah tinggal di rumah yang terjaga bersih, muncul rasa heran. Diare Rotavirus tidak hanya menjadi masalah di Indonesia saja, tapi juga di negara-negara maju lainnya. Karena alasan itulah dikembangkan vaksin Rotavirus. Vaksin Rotavirus pertama di dunia dirilis tahun 1998. Seorang anak dengan diare sedang ditangani petugas Waktu Pemberian Vaksin Rotavirus Vaksin Rotavirus diberikan mulai usia 8 pekan (2 bulan) . Dosis vaksin Rotavirus bervariasi di antara merk vaksin. Ada yang membutuhkan dua dosis dan tiga dosis.  Yang menjadi masalah, masa pemberian vaksin ini terbatas. Usia maksimal pemberian dosis pertama adalah 14 pekan, dan vaksinasi sudah harus selesai diberikan pada usia 24 atau 32 pekan, tergantung ...

Vaksin MR dan MMR, Pilih yang Mana?

"Anak saya belum vaksin MR dok, lebih baik pakai MR atau MMR ya?" Tanya seorang ibu. Ia membaca banyak pemberitaan tentang wabah Campak belakangan, dan agak kuatir karena anaknya yang berusia 9 bulan belum mendapat vaksin Campak. Di Indonesia sendiri ada 3 vaksin Campak yang tersedia :  Vaksin Campak Rubela (MR), Vaksin MMR, dan  Vaksin MMRV Vaksin MR (dok pribadi) Vaksin MR adalah vaksin yang diberikan secara gratis di posyandu/puskesmas, menggantikan vaksin Campak sejak tahun 2017 lalu . Vaksin ini diberikan mulai usia 9 bulan, kemudian diulangi pemberiannya pada usia 18 bulan dan satu kali lagi di antara usia 5-7 tahun. Sedangkan vaksin MMR dan MMRV bisa diberikan mulai dari usia 12 bulan. Sehingga akan lebih baik untuk memberikan vaksin MR terlebih dahulu guna memastikan anak mendapatkan perlindungan lebih cepat dari Campak dan Rubela. Bisakah Vaksin MR dan MMR Digunakan Bergantian? Pemberian vaksin MMR mengikuti vaksin MR diperbolehkan. Misalnya usia 9 bulan bayi diberi...

Sepenggal Cerita dari Hari Asma

Sependek pengalaman saya, Asma pada anak merupakan salah satu penyakit yang paling terlantar penanganannya di kota-kota kecil. Terlantar di sini maksudnya bukan berarti tidak ditangani atau dibiarkan tanpa pengobatan, namun penanganan Asma seolah jalan di tempat, padahal obat-obatan untuk mengontrol Asma sudah banyak tersedia di pasaran. Batuk Lama Bukan Hanya TB Saat seorang anak mengalami batuk lama (lebih dari 14 hari), hal yang mungkin terlintas di benak kebanyakan orang adalah Tuberkulosis atau TB. Dan hal ini memang ada benarnya, mengingat Indonesia merupakan negara kedua terbesar beban TB-nya di seluruh dunia . Seorang anak sedang mengikuti kegiatan Posyandu Akan tetapi batuk lama bukan hanya TB. Ada berbagai penyebab lain yang harus dipikirkan, salah satunya Asma. Mengapa demikian? Karena penanganan TB berbeda sekali dengan Asma. Sehingga anak dengan batuk lama yang diberikan obat TB tentu tidak akan mengalami perbaikan pada batuknya. Hari Asma Sedunia Setiap tanggal 2 Mei duni...