Langsung ke konten utama

Vaksin Wajib Anak Itu yang Mana?

"Dokter saya mau ngasih vaksin yang wajib-wajib aja buat anak-anak, kalau yang lain nggak dulu." Kata seorang ibu suatu kali.

"Memang vaksin wajib itu yang mana bu?" Tanya saya.

"Yang ada di Posyandu kan?" Si ibu bertanya balik.

Vaksin Wajib: Istilah yang Kurang Tepat

Agak rancu kalau menyebut istilah vaksin wajib, karena akan menimbulkan kesan bahwa vaksin lain di luar vaksin wajib merupakan vaksin yang sifatnya tidak wajib, bisa diberikan, bisa juga tidak.


Istilah wajib juga menjadi rancu karena akan timbul pertanyaan berikutnya: Siapa yang mewajibkan dan apa konsekuensinya kalau seseorang dengan sengaja tidak memberikan vaksin wajib tadi?

Karena itulah penggunaan istilah vaksin wajib sebaiknya diganti dengan yang lebih presisi, yaitu vaksin Program Pengembangan Imunisasi (PPI), yang merujuk kepada vaksin-vaksin yang disubsidi oleh pemerintah.

Vaksin Yang Termasuk PPI

Vaksin yang termasuk ke dalam vaksin PPI adalah vaksin yang tertulis di buku KIA atau buku pink. Pada buku KIA edisi tahun 2020 vaksin yang termasuk PPI adalah:

  1. Vaksin Hepatitis B,
  2. Vaksin BCG,
  3. Vaksin Polio,
  4. Vaksin DTP - HiB - Hep B,
  5. Vaksin Pneumokokus (PCV),
  6. Vaksin Campak Rubela (MR), dan
  7. Vaksin Japanese Encephalitis (JE).
Jadwal Imunisasi dalam buku KIA edisi tahun 2020


Dengan catatan, vaksin PCV baru mulai diberikan secara gratis di tingkat nasional per September 2022 lalu, dan vaksin JE untuk saat ini gratis diberikan di daerah endemis saja.

Vaksin PPI dan Vaksin Rekomendasi IDAI

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sendiri secara berkala mengeluarkan rekomendasi imunisasi anak. Semua vaksin PPI masuk ke dalam daftar vaksin yang direkomendasikan IDAI, namun belum semua vaksin rekomendasi IDAI diberikan secara gratis melalui program pemerintah.

Apakah vaksin rekomendasi IDAI juga perlu diberikan? Jawabannya perlu, karena penyakit-penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi tadi memang terdapat di Indonesia, malah kita menjadi salah satu negara dengan prevalensi (kemunculan) kasus yang tinggi di dunia, misalnya dalam kasus Hepatitis A atau Demam Tifoid.

Maka dari itu, selain dari melengkapi vaksin-vaksin PPI, berikanlah juga vaksin-vaksin yang direkomendasikan oleh IDAI.
dr. Krisna Adhi, Sp. A
Ketua Bidang Litbang & IT Perdalin Kotapraja.
Co Founder di Klinik Vaksinasi Ar Rohmah,
Dokter Anak di RS Mitra Keluarga Slawi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Vaksin MR dan MMR, Pilih yang Mana?

"Anak saya belum vaksin MR dok, lebih baik pakai MR atau MMR ya?" Tanya seorang ibu. Ia membaca banyak pemberitaan tentang wabah Campak belakangan, dan agak kuatir karena anaknya yang berusia 9 bulan belum mendapat vaksin Campak. Di Indonesia sendiri ada 3 vaksin Campak yang tersedia :  Vaksin Campak Rubela (MR), Vaksin MMR, dan  Vaksin MMRV Vaksin MR (dok pribadi) Vaksin MR adalah vaksin yang diberikan secara gratis di posyandu/puskesmas, menggantikan vaksin Campak sejak tahun 2017 lalu . Vaksin ini diberikan mulai usia 9 bulan, kemudian diulangi pemberiannya pada usia 18 bulan dan satu kali lagi di antara usia 5-7 tahun. Sedangkan vaksin MMR dan MMRV bisa diberikan mulai dari usia 12 bulan. Sehingga akan lebih baik untuk memberikan vaksin MR terlebih dahulu guna memastikan anak mendapatkan perlindungan lebih cepat dari Campak dan Rubela. Bisakah Vaksin MR dan MMR Digunakan Bergantian? Pemberian vaksin MMR mengikuti vaksin MR diperbolehkan. Misalnya usia 9 bulan bayi diberi...

Vaksin Hepatitis A: Waspada Wabah Penyakit Kuning

 "Vaksin Hepatitis bukannya sudah diberikan dari bayi ya dok?" Tanya seorang ibu suatu kali saat saya menawarkan memberikan vaksin Hepatitis A kepada anaknya. "Betul bu. Itu vaksin Hepatitis B, kalau yang saya tawarkan ini vaksin Hepatitis A." Jawab saya. Apa itu Hepatitis A? Hepatitis A adalah penyakit peradangan pada hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis A . Penyakit ini menular dari satu orang ke orang yang lain melalui kontak erat dan perantaraan air dan makanan yang terkontaminasi oleh virus Hepatitis A. Ilustrasi sklera mata yang menguning pada penderita Hepatitis   A Penyakit Hepatitis A berbeda dengan Hepatitis B, baik dari penyebab, tanda dan gejala, hingga komplikasinya. Vaksin yang digunakan untuk mencegah kedua penyakit ini juga berbeda, baik jenis, dosis maupun manfaat perlindungannya. Seperti Apa Tanda dan Gejala Hepatitis A? Tidak semua orang yang terinfeksi oleh Hepatitis A menunjukkan tanda dan gejala penyakit. Pada anak-anak boleh jadi penyakit...