Sekolah asrama semisal pondok pesantren memiliki karakteristik tersendiri dibandingkan dengan sekolah lain pada umumnya. Anak-anak yang tinggal bersama dalam satu tempat, menggunakan fasilitas umum secara bersama-sama,berpotensi saling menularkan penyakit apabila tidak dilakukan tindakan pencegahan yang memadai.
Di Indonesia sendiri ada berbagai penyakit menular yang menjadi dapat menjadi ancaman serius kapanpun. Misalnya Demam Tifoid, Hepatitis A, Influenza, dan kini Covid-19.
Vaksin Penting Sebelum Masuk Asrama
Makanan bergizi dan multivitamin jelas memiliki manfaat, namun sifatnya terhadap perlindungan penyakit hanyalah secara umum aja. Sehingga selain dari membekali anak dengan makanan dan minuman bergizi, diperlukan juga perlindungan lain yang bersifat spesifik. Artinya perlindungan yang memang ditujukan agar anak tidak mengalami penyakit tertentu.
Ada banyak vaksin yang bisa diberikan, namun setidaknya tiga vaksin ini patut dipertimbangkan secara serius:
1. Vaksin Hepatitis A
Diberikan untuk melindungi anak dari penyakit Hepatitis A. Penyakit ini sangat mudah menular dari satu anak ke anak lainnya melalui perantaraan makanan/minuman yang tercemar atau melalui kontak erat dengan penderita.
Idealnya vaksin ini sudah diberikan sejak usia 12 bulan. Pemberiannya cukup dengan dua dosis saja untuk melindungi anak sampai seumur hidupnya. Apabila anak belum pernah mendapatkan vaksin Hepatitis A, vaksin ini bisa diberikan kapan saja, bahkan untuk remaja, dewasa, dan lansia.
Di Indonesia ada tiga merk vaksin Hepatitis A yang beredar, harganya berkisar antara Rp400.000,00 sampai dengan Rp600.000,00 per dosis (harga bervariasi tergantung dari faskes tempat vaksinasi dilakukan).
2. Vaksin Influenza
Diberikan untuk mencegah Influenza dan komplikasi-komplikasinya (misal radang telinga tengah, radang paru). Badan Kesehatan Dunia (WHO) sendiri merekomendasikan vaksin ini utamanya pada 4 kelompok: (1) Balita; (2) Lansia; (3) Tenakes; dan (4) Orang dengan komorbid, misal Asma, Diabetes, Penyakit Jantung.
Vaksin Influenza bisa diberikan mulai dari usia 6 bulan dan kemudian diulang setiap tahunnya. Di Indonesia ada empat merk vaksin Influenza yang beredar dengan harga bervariasi, mulai dari Rp200.000,00 sampai dengan Rp450.000,00 per dosis (harga bervariasi tergantung dari faskes tempat vaksinasi dilakukan).
3. Vaksin Tifoid
Demam Tifoid merupakan penyakit yang sering dijumpai di Indonesia, namun ironisnya meski penyakit ini cukup populer, namun tidak banyak orang yang tau bahwa Demam Tifoid bisa dicegah dengan vaksin.
Saat saya memberikan ceramah kesehatan di manapun, selalu ada komentar bernada heran saat saya menceritakan tentang vaksin Tifoid, seolah-olah ini sebuah pengetahuan yang selama ini tersembunyi.
Vaksin Tifoid diberikan mulai dari usia 24 bulan dan diulang setiap tiga tahun sekali. Apabila anak belum pernah diberikan vaksin Tifoid, maka vaksin ini bisa diberikan kapan saja, bahkan bila anak pernah terinfeksi Tifoid sekalipun. Di Indonesia saat ini baru ada satu merk vaksin Tifoid yang beredar, harganya bervariasi antara Rp300.000,00 sampai dengan Rp450.000,00 per dosis (harga bervariasi tergantung dari faskes tempat vaksinasi dilakukan).



Komentar
Posting Komentar